5 Cara Pencegahan Pneumonia Pada Anak

Orang tua cegah pneumonia

Jagalah anak anda hindari dari berbagai penyakit menular, karena umur 0-12 tahun adalah umur yang paling rawan tertular oleh berbagai penyakit, imune tubuh anak anda pada umur tersebut juga masih rentan dari berbagai virus yang menyerang, karena buah hati anda belum sempurna terhadap sistem kekebalan tubuh. Banyak orang tua tidak menyadari berbagai penyakit berat selalu mengintai buah hati anda, salah satunya adalah Pneumonia.

Kepada seluruh orang tua saya berharap untuk sangat menghimbau penyaki pneumonia ini, karena pneumonia merupakan salah satu penyebab kematian anak-anak tertinggi di dunia. Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa penyakit pneumonia memicu 15% dari seluruh kematian anak-anak di bawah usia 5 tahun. Pada tahun 2015, terdapat lebih dari 900.000 anak-anak yang meninggal akibat pneumonia.

Orang tua dapat melakukan Cara Mencegah Pneumonia pada Anak dimulai dengan dengan cara sederhana seperti di bawah ini:

1. Vaksinisasi Pneumokokus

Pemberian Vaksinisasi Pneumokokus diharapkan mengurangi tingkat kematian anak yang tinggi akibat pneumonia. Namun, banyak orang tua yang tidak mampu membeli vaksin ini karena harganya yang terlalu mahal. Biaya vaksin untuk pencegahan pneumonia ini dibandrol harga Rp. 800.000 hingga Rp. 1.000.000 untuk satu kali vaksin. Padahal kebutuhan vaksin yang diperlukan adalah 4 kali.

pencegahan pneumonia

Vaksin IPD (Invasive Pneumoccocus Disease) beruna untung mencegah penyakit seperti radang paru, radang selaput otak, dan infeksi darah. Vaksin ini akan memberikan kekebalan terhadap 7 serotipe kuman Strepcoccus Pneumoniae atau sekitar 84% nya. Vaksin Pneumokokus diberikan yaitu sebanyak 4 kali, yaitu dosis 1 saat berusia 2 bulan, dosis 2 saat berusia 4 bulan, dosis 3 saat berusia 6 bulan, dan dosis terakhir saat berusia 12-15 bulan.

2. Imunisasi

Imunisasi adalah pemberian kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit melalui pemberian kuman hidup atau dengan memasukkan bagian tubuh dari kuman untuk membuat antibodi sehingga tubuh anak memiliki kekebalan terhadap penyakit. Imunisasi yang lengkap dapat membantu mencegah pneumonia.

mencegah pneumonia

Vaksin pneumonia seperti Hib dan PCV ( Pneumococcal Vaccine) mempunyai daya proteksi yang tinggi untuk mencegah pneumonia. Imunisasi bertujuan unutk melindungi buah hati dari penyakit tertentu. Dan dengan diberinya imunisasi, itu akan mencegah bertambahnya anak yang terkena penyakit dan juga diharapkan dapat membasmi penyakit tersebut secara menyeluruh. Imuniasi sangat baik untuk buah hati anda, karena akan menciptakan kekebalan alami pada tubuhnya jika dilakukan dengan cara yang benar dan secara teratur.

3. Jauhkan Dari Asap Rokok

cegah pneumonia tanpa rokok

Perlu orang tua ketahui bahwa anak-anak dan bayi memiliki kondisi tubuh yang masih berkembang. Jadi jangan heran kalau anak anda mudah terkena gangguan pernafasan. Asma dan penurunan fungsi paru-paru adalah dua gangguan pernafasan yang dapat diidap oleh anak anda apabila mereka terpapar asap rokok dalam jangka panjang. Anak-anak juga memiliki ritme bernafas yang lebih cepat daripada orang dewasa, itulah yang menyebabkan mereka menghirup zat-zat kimia yang berbahaya lebih banyak dibandingkan orang dewasa dalam waktu yang sama.

Selain itu, sistem kekebalan anak yang belum sempurna mengakibatkan mereka lebih muda terkena gangguan pernafasan. Murkosa buah hati anda memiliki kemungkinan rusak tiga kali lebih besar. Dimana organ aparu-paru mereka rusak karena pertahanan alami saluran pernafasan yang jebol akibat penghirupan asap rokok.

(Baca juga obat tradisional pneumonia)

4. Ventilasi Rumah Yang Benar

Sirkulasi udara merupakan pertukaran atau keluar masuknya udara dari luar maupun dari dalam rumah. Adanya ventilasi di setiap rumah berfungsi untuk membantu sirkulasi udara. Dengan adanya ventilasi yang baik, maka sistem sirkulasi udara segar dari luar akan masuk. Tentu hal ini akan bagus untuk kesehatan buah hati tercinta.

5. Penuhi Asupan Gizi pada Bayi dan Anak

ASI Ekslusif diberikan pada bayi usia 0-6 bulan. Pada usia selanjutnya, bayi tetap mendapatkan asupan ASI. Akan tetapi,  seiring pertumbuhan dan perkembangannya, kecukupan gizi bayi tidak dapat dipenuhi hanya dengan ASI. Karena itulah buah hati anda membutuhkan makanan pendamping ASI (MPASI).

cegah pneumonia pada anak

MPASI adalah makanan atau minuman bervariasi yang dapat anda berikan kepada si kecil sebagai pendamping ASI. MPASI yang anda buat sendiri dirumah atau anda bisa membeli yang siap saji. Namun, anda juga harus tetap memperhatikan kualitas MPASI yang diberikan harus mencakupi kebutuhan gizi bayi  dengan kualitas zat yang baik dan seimbang. Ajari anak-anak untuk memakan makanan yang bervariasi engan mengenalkan kepada mereka satu-persatu.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *