Puasa Bisa Menurunkan Hipertensi

Hipertensi Dapat Dikendalikan Oleh Puasa

Berpuasa selain keistimewaan dari sisi pahala, puasa juga berdampak positif bagi kesehatan. Bagi kamu penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi yang ingin berpuasa pada Ramadhan tidak perlu khawatir.

Pada prinsipnya, tidak ada masalah bagi penderita hipertensi untuk berpuasa, selama tekanan darahnya terkendali dan penderita meminum obat secara  teratur.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada Journal of Hypertension tahun 2016, puasa nyatanya dapat membantu menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi ringan hingga sedang. Pada saat puasa, ada perubahan pola makan dan tidur. Kondisi ini memengaruhi sistem saraf simpatik, sistem renin, dan hormon antidiuretik yang membuat tekanan darah menurun.

Selain itu, puasa juga memberikan kesempatan pada tubuh Anda untuk beristirahat dari makanan pemicu tekanan darah tinggi dan masalah emosi. Alhasil, tekanan darah cenderung stabil selama berpuasa.

Bagi Anda yang memiliki masalah hipertensi (tekanan darah tinggi), Anda jadi lebih mudah merasa pusing dan ingin muntah. Terlebih saat puasa, tubuh mulai mengurangi produksi hormon-hormon tertentu dalam tubuh yang menyebabkan tekanan darah cenderung naik. yang mengakibatkan puasa Anda mungkin terganggu. Lantas, adakah cara untuk mengatasi tekanan darah tinggi saat puasa? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Panduan mengatasi tekanan darah tinggi saat puasa

1. Periksa ke dokter secara rutin

Puasa Bisa Menurunkan Hipertensi

Menjelang puasa, Anda dianjurkan untuk melakukan medical check up atau pemeriksaan rutin untuk memantau kondisi kesehatan Anda. Di sini dokter akan menentukan apakah Anda diperbolehkan untuk berpuasa atau tidak dengan melihat seberapa besar tingkat keparahan hipertensi Anda.

Biasanya, dokter akan meresepkan obat antihipertensi untuk membantu mengendalikan tekanan darah tinggi saat puasa. Pastikan Anda sudah menanyakan pada dokter waktu terbaik untuk minum obat tersebut dan efek samping yang mungkin terjadi.

Jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin. Jadi, begitu tekanan darah mulai melonjak, Anda sudah dapat mengantisipasinya.

2. Perbanyak minum air putih

Puasa Bisa Menurunkan Hipertensi

Tanpa disadari, kekurangan cairan dalam tubuh dapat memengaruhi tekanan darah Anda. Maka itu, kunci terbaik untuk mengendalikan tekanan darah tinggi saat puasa adalah dengan memperbanyak minum air putih saat sahur dan buka puasa.

Pastikan untuk selalu memenuhi kebutuhan cairan tubuh Anda setidaknya delapan gelas sehari. Ini bermanfaat untuk mencegah dehidrasi saat puasa yang dapat mengembangkan risiko komplikasi hipertensi di kemudian hari.

Ingat, Anda tidak dianjurkan untuk minum minuman berkafein seperti kopi, teh, atau minuman bersoda. Sebab, minuman berkafein dilaporkan dapat meningkatkan tekanan darah hingga 10 mmHg.

3. Hindari makanan tinggi garam

Puasa Bisa Menurunkan Hipertensi

Makanan tinggi garam adalah penyumbang terbesar pada kenaikan tekanan darah. Itulah mengapa Anda dianjurkan untuk menghindari makanan tinggi garam, baik saat sahur maupun berbuka. Contohnya kacang asin, acar, makanan kaleng, sosis, keju olahan, keripik, dan sebagainya.

Mengurangi kadar garam pada menu makanan membantu menurunkan tekanan darah sekitar 5-6 mmHg. Ini tentu bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan jantung. Maka itu, batasi jumlah garam setidaknya 5 gram per hari (2000 mg natrium) atau setara dengan satu sendok teh per hari untuk orang dewasa. Agar lebih sehat, tukar dengan bawang putih atau rempah-rempah lainnya yang dapat memberikan sensasi gurih pada makanan Anda.

4. Perbanyak makan sayur dan buah

Puasa Bisa Menurunkan Hipertensi

Jadikan buah dan sayuran sebagai bagian penting pada menu makanan Anda saat sahur maupun berbuka puasa. Pasalnya, sayur dan buah-buahan mengandung kalium tinggi yang dapat mengurangi efek natrium pada darah. Tentu saja, ini bermanfaat untuk mengatasi tekanan darah tinggi saat puasa.

Kebiasaan makan sayur dan buah setiap hari, termasuk saat sahur dan berbuka puasa, diyakini dapat menurukan tekanan darah hingga 11 mmHg. Sumber kalium yang baik terdapat pada pisang, alpukat, apel, melon, jeruk, dan mangga. Pilih sayuran hijau yang tinggi serat dan kalium seperti bayam, sawi, dan brokoli yang dapat menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh.

5. Seimbangkan olahraga dan istirahat yang cukup

Olahraga teratur adalah cara terbaik untuk mengendalikan tekanan darah. Bahkan, sebuah penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik yang dilakukan oleh orang yang berpuasa dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Anda tidak perlu melakukan olahraga intensitas tinggi yang bikin cepat lelah. Pilih olahraga intensitas ringan seperti jogging atau bersepeda di pagi atau sore hari. Yang terpenting adalah usahakan untuk rutin berolahraga setidaknya 30 menit setiap hari untuk menurunkan 5-8 mmHg pada tekanan darah.

Selain itu, imbangi juga dengan istirahat yang cukup, setidaknya 7 jam saat tidur malam untuk menjaga stamina saat berpuasa.


Itulah ulasan dari kami, kesimpulannya  bahwa berpuasa dapat menurunkan hipertensi karena kita menjauh dari makanan tinggi garam sekaligus berpuasa diharuskan bersabar, jadi bagi penderita hipertensi bisa menahan marah dari pemicu naiknya hipertensi atau darah tinggi.

Puasa Bisa Menurunkan Hipertensi

Ada promo dibulan ramadhan, apabila anda menderita hipertensi dan ingin menyembuhkan nya cukup dengan mengkonsumsi hipertensi, hipertensi anda akan turun secara bertahap, untuk artikel yang terkait dengan  Hipertensi bisa kunjungi link berikut >> Obat Tradisional Hipertensi

LAYANAN KONSULTASI DAN PEMBELIAN PRODUK BUKA 24 JAM
Whats App : 0812 9600 9030
TLP, SMS : 0821-2611-5001 (TSEL) & 0857-7021-5884 (INDOSAT)
BBM : GAMAT999
Line : goldengamat
IG : gamatgolden
Facebook : Golden Gamat
Twitter : @GamatGolden

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *